Mengenal Sholat Jamak, Niat, & Tata Caranya, Lengkap!
Sholat adalah bagian dari rukun Islam di mana wajib hukumnya untuk ditunaikan oleh umat Islam dalam keadaan apapun.
Bahkan, terdapat rukhsah (kemudahan) dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang terkendala dalam melaksanakan sholat pada situasi tertentu, yaitu dengan sholat jamak.
Situasi tertentu yang dimaksud, seperti sakit, kondisi cuaca ekstrem (angin kencang maupun hujan lebat), adanya keperluan darurat, dan sedang bepergian jauh (mudik).
Jadi, tidak ada alasan bagi umat Islam untuk tidak mendirikan sholat. Lantas, bagaimana niat dan tata cara sholat jamak? Yuk, langsung saja simak pembahasannya di artikel ini.
Mengenal Sholat Jamak
Sholat jamak adalah sholat yang dapat dilakukan dengan cara menggabungkan dua sholat wajib (fardu) dalam satu waktu bersamaan.
Jika dilaksanakan pada waktu sholat pertama, maka disebut dengan jamak taqdim. Sementara itu, apabila dilakukan di waktu sholat kedua, maka disebut jamak takhir.
Selain itu, perlu diketahui bahwa tidak semua sholat wajib dapat dijamak. Sholat yang boleh dijamak adalah sholat Zuhur dengan Asar dan Magrib dengan Isya.
Jadi, sebagai seorang Muslim kamu bisa memilih untuk melaksanakan sholat di waktu yang sesuai dengan kondisimu.
Praktik sholat jamak ini telah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan riwayat hadis, Rasulullah SAW pernah melakukan sholat jamak saat beliau dalam perjalanan.
Ibnu Abbas ra berkata, “Nabi SAW menggabungkan sholat Zuhur dan Asar apabila beliau dalam perjalanan dan menggabungkan antara Magrib dan Isya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Tetapi, sholat jamak tidak boleh dilaksanakan secara sembarangan, kamu harus memahami terlebih dahulu syarat-syarat sholat jamak.
Dengan demikian, pelaksanaannya dapat dilakukan secara sah, baik, dan benar. Adapun beberapa syarat sholat jamak adalah sebagai berikut.
- Sedang dalam perjalanan jauh dengan jarak lebih dari 2 marhalah. Para ulama mengatakan bahwa hal tersebut setara dengan jarak 90 km.
- Tujuan perjalanan yang dilakukan adalah melakukan hal baik dan bukan untuk maksiat.
- Dalam kondisi sulit untuk menyempatkan sholat, misalnya karena cuaca ekstrem, sakit, serta berada di tempat yang jauh dari tempat sholat atau air.
- Sholat yang dijamak bukanlah sholat qadha.
Sholat Jamak Taqdim
Sholat jamak taqdim adalah cara menggabungkan dua sholat wajib pada waktu sholat yang pertama. Misalnya, menggabungkan sholat Zuhur dengan Asar di waktu sholat Zuhur.
Kamu pun bisa menggabungkan sholat Magrib dan Isya pada waktu sholat Magrib. Terdapat beberapa syarat utama pelaksanaan sholat jamak taqdim, antara lain:
- Dilaksanakan secara tertib dengan mendahulukan waktu sholat yang pertama.
- Membaca niat sholat jamak taqdim yang disunahkan untuk dilafalkan bersamaan dengan takbiratul ihram.
- Dilakukan secara muwalat (berurutan) yang artinya tidak ada jeda antara sholat pertama dan sholat kedua.
- Masih tetap berada pada situasi melakukan perjalanan saat melaksanakan waktu sholat kedua, walaupun perjalanan tersebut tidak harus mencapai masafatul qasr.
1. Tata Cara Sholat Jamak Taqdim Zuhur dan Asar
Sebelum melaksanakan sholat jamak taqdim, pastikan bahwa kamu sudah memenuhi syarat yang ditentukan, salah satunya mengikuti tata cara sholat dengan baik dan benar.
Adapun tata cara sholat jamak taqdim Zuhur dan Asar, yaitu sebagai berikut.
1. Membaca niat jamak taqdim sholat Zuhur dengan sepenuh hati.
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ مَجْمُوعًا إِلَيْهِ الْعَصْر أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ آدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya berniat sholat wajib Zuhur empat rakaat dijamak bersama sholat Asar dengan jamak taqdim karena Allah SWT semata.”
2. Takbiratul ihram.
3. Lakukan sholat Zuhur seperti biasa hingga diakhiri salam.
4. Langsung berdiri setelahnya dan membaca niat jamak taqdim sholat Asar.
أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Artinya: “Saya sengaja melaksanakan sholat wajib Asar empat rakaat yang dijamak dengan sholat Zuhur, fardu karena Allah SWT semata.”
5. Menunaikan sholat Asar seperti biasanya secara tertib dan berurutan yang kemudian diakhiri dengan salam.
Baca juga: Bolehkah Sholat Tarawih Sendiri di Rumah? Ini Penjelasannya
2. Tata Cara Sholat Jamak Taqdim Magrib dan Isya
Apabila kamu berada di situasi yang sulit untuk melaksanakan sholat Magrib dan Isya seperti biasanya, maka bisa mengerjakannya dengan jamak taqdim.
Berikut ini adalah tata cara sholat jamak taqdim Magrib dan Isya yang bisa dipraktikkan.
1. Melafalkan niat jamak taqdim sholat Magrib.
اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Artinya: “Saya berniat mengerjakan sholat wajib Magrib tiga rakaat dijamak bersama sholat Isya dengan jamak taqdim karena Allah SWT semata.”
2. Takbiratul ihram.
3. Melakukan sholat Magrib seperti biasanya.
4. Setelah salam, segeralah berdiri dan lafalkan niat jamak taqdim sholat Isya.
اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Artinya: “Saya berniat mengerjakan sholat wajib Isya empat rakaat dengan jamak taqdim bersama sholat Magrib karena Allah SWT semata.”
5. Setelah itu, laksanakan sholat Isya secara tertib dan berurutan serta diakhiri dengan salam.
Sholat Jamak Takhir
Sholat jamak takhir adalah menggabungkan dua sholat wajib pada waktu sholat yang terakhir atau kedua. Misalnya, menggabungkan sholat Zuhur dan Asar di waktu sholat Asar.
Selain itu, menggabungkan sholat Magrib dan Isya pada waktu sholat Isya. Sama halnya dengan jamak taqdim, jamak takhir pun harus dilakukan tanpa adanya jeda.
1. Tata Cara Sholat Jamak Takhir Zuhur dan Asar
Walaupun jamak takhir dilakukan pada waktu sholat yang kedua, dalam hal ini sholat Asar namun kamu tetap harus menunaikan sholat Zuhur terlebih dahulu.
Berikut ini adalah tata cara sholat jamak takhir Zuhur dan Asar yang dapat diikuti sesuai ajaran agama Islam.
1. Mengucapkan niat jamak takhir sholat Zuhur.
أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Artinya: “Saya berniat melaksanakan sholat fardu Zuhur empat rakaat dengan jamak takhir bersama Asar karena Allah SWT semata.”
2. Takbiratul ihram.
3. Melanjutkan sholat Zuhur empat rakaat seperti biasanya.
4. Setelah semua rakaat selesai, langsung berdiri kembali dan membaca niat jamak takhir sholat Asar.
أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Artinya: “Saya berniat menunaikan sholat fardu Asar dijamak bersama sholat Zuhur empat rakaat dengan jamak takhir karena Allah SWT semata.”
5. Lalu, laksanakan sholat secara tertib serta berurutan yang diakhiri dengan salam.
Baca juga: Niat Shalat Idul Fitri Beserta Tata Cara Pelaksanaannya
2. Tata Cara Sholat Jamak Takhir Magrib dan Isya
Sama seperti jamak takhir sholat Zuhur dan Asar, sholat yang pertama dikerjakan adalah sholat Magrib kemudian dilanjutkan dengan sholat Isya.
Adapun tata cara sholat jamak takhir Magrib dan Isya, yakni sebagai berikut.
1. Melantunkan niat jamak takhir sholat Magrib.
اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Artinya: “Aku berniat ibadah sholat fardu Magrib tiga rakaat bersama sholat Isya dengan jamak takhir karena Allah SWT semata.”
2. Takbiratul ihram.
3. Dilanjutkan dengan mengerjakan sholat Magrib seperti biasanya.
4. Apabila telah selesai, berdirilah untuk melanjutkan sholat.
5. Lantunkan bacaan niat jamak takhir sholat Isya.
اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Artinya: “Aku sengaja sholat wajib Isya 4 rakaat dijamak takhir dengan sholat Magrib karena Allah SWT semata.”
6. Kemudian, tunaikan sholat Isya secara tertib dan berurutan yang diakhiri dengan salam.
Demikian penjelasan mengenai sholat jamak, niat, dan tata caranya secara lengkap. Memahami informasi ini akan sangat bermanfaat bagi kamu nantinya.
Terlebih, menjelang bulan Ramadan dan lebaran kamu mungkin berencana untuk mudik bersama keluarga ke kampung halaman.
Kamu dapat menerapkan sholat jamak selama perjalanan jauh tanpa harus meninggalkan sholat. Di samping itu, sebelum pergi mudik kamu tentu harus menyiapkan berbagai keperluan.
Salah satunya dana tambahan perjalanan. Nah, kini kamu bisa memanfaatkan layanan Gadai Titipan Emas di Pegadaian sebagai solusinya.
Fasilitas tersebut memungkinkan kamu untuk mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan penitipan emas bersistem gadai.
Proses pengajuannya bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang Pegadaian yang nantinya akan dibantu oleh petugas.
Cara lainnya yang praktis adalah melalui aplikasi Pegadaian Digital. Dengan Gadai Titipan Emas ini, kamu bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa proses rumit.
Apakah kamu tertarik? Yuk, jangan ragu untuk mengajukan permohonan Gadai Titipan Emas di Pegadaian sekarang juga demi mewujudkan perjalanan mudik yang lancar.
Baca juga: 6 Doa Niat Zakat Fitrah Beserta Artinya yang Wajib Diketahui