BUAYA4D – Berapa UMR Bogor Kabupaten dan Kota di Tahun 2025?

Berapa UMR Bogor Kabupaten dan Kota di Tahun 2025?

image detail artikel

Ketetapan UMR di tahun 2025 menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk yang tinggal di kabupaten dan kota Bogor.

Meskipun istilah UMR (Upah Minimum Regional) sudah tidak lagi digunakan, kebanyakan masyarakat masih menggunakannya.

Perlu dicatat bahwa UMR sekarang telah diganti dengan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota).

Maka dari itu, UMR Bogor 2025 kini disebut sebagai UMK Bogor. Nah, penasaran berapa kenaikan upah minimum di wilayah kabupaten dan kota Bogor? Ini penjelasannya.

Berapa Besar UMR Bogor 2025?

Dibandingkan dengan UMR/UMK Bogor di tahun sebelumnya, upah minimum di wilayah kabupaten dan kota Bogor mengalami kenaikan.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jabar No. 561.7/Kep.798-Kesra/2024, UMK di kabupaten dan kota Bogor pada tahun 2025 ditetapkan menjadi sebagai berikut:

  • UMK Kabupaten Bogor 2025: Rp4.877.211
  • UMK Kota Bogor 2025: Rp5.126.897

UMK Kabupaten Bogor memang masih lebih rendah daripada Kota Bogor, namun nominal upah tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,5% dari Rp4.579.541 di tahun sebelumnya.

Sementara itu, UMK Kota Bogor di tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu Rp 4.813.988.

Sebagai catatan, nominal UMK Bogor 2025 tersebut berlaku bagi buruh atau pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Pemberian upah untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun mengikuti pedoman dengan struktur skala upah yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.

Aturan tentang besar UMK Bogor 2025 ini berlaku secara resmi mulai dari tanggal 1 Januari 2025 dan perlu dipatuhi oleh semua pelaku usaha.

Perbandingan UMR Bogor dan Kota/Kabupaten Lain di Jabodetabek

Bogor merupakan salah satu bagian dari Jabodetabek. Maka, tidak heran jika beberapa orang penasaran dengan perbandingan UMK Bogor dengan kabupaten/kota lain di sekitarnya.

Berikut nominal UMR/UMK dari kabupaten dan kota lain yang termasuk dalam wilayah Jabodetabek di tahun 2025:

  • Kabupaten Bekasi: Rp5.558.514
  • Kota Bekasi: Rp5.690.752
  • Kota Tangerang: Rp5.069.707
  • Kota Tangerang Selatan: Rp4.900.000
  • Kabupaten Tangerang: Rp4.901.117
  • Kabupaten Bogor: Rp5.126.897
  • Kota Bogor: Rp4.877.211
  • Kota Depok: Rp5.195.720
  • DKI Jakarta: Rp5.396.761

Baca juga: Berapa UMR Surabaya 2025? Tertinggi di Jawa Timur! 

Perbandingan UMR Bogor dan Kota/Kabupaten Lain di Jawa Barat

Sebagaimana UMK di Kabupaten/Kota Bogor, kabupaten dan kota lain di Provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan sebesar 6,5% di tahun 2025.

Berikut rincian UMK di kabupaten dan kota lain di Jawa Barat sebagai pembanding UMK Bogor:

  • Kota Banjar: Rp 2.204.754
  • Kabupaten Kuningan: Rp 2.209.519
  • Kabupaten Pangandaran: Rp 2.221.724
  • Kabupaten Ciamis: Rp 2.225.279
  • Kabupaten Garut: Rp 2.328.555
  • Kabupaten Majalengka: Rp 2.404.632
  • Kabupaten Cirebon: Rp 2.681.382
  • Kota Cirebon: Rp 2.697.685
  • Kabupaten Tasikmalaya: Rp 2.699.992
  • Kota Tasikmalaya: Rp 2.801.962
  • Kabupaten Indramayu: Rp 2.794.237
  • Kota Sukabumi: Rp 3.018.634
  • Kabupaten Cianjur: Rp 3.104.583
  • Kabupaten Subang: Rp 3.508.626
  • Kabupaten Sukabumi: Rp 3.604.482
  • Kabupaten Sumedang: Rp 3.732.088
  • Kabupaten Bandung Barat: Rp 3.736.741
  • Kabupaten Bandung: Rp 3.757.284
  • Kota Cimahi: Rp 3.863.692
  • Kota Bandung: Rp 4.482.914
  • Kabupaten Purwakarta: Rp 4.792.252
  • Kabupaten Bogor: Rp 4.877.211
  • Kota Bogor: Rp 5.126.897
  • Kota Depok: Rp 5.195.721
  • Kabupaten Bekasi: Rp 5.558.515
  • Kabupaten Karawang: Rp 5.599.593
  • Kota Bekasi: Rp 5.690.752

Nah, itu dia nominal UMR/UMK Bogor di tahun 2025. Para pekerja di Bogor dapat menikmati kenaikan tersebut mulai dari tanggal 1 Januari 2025.

Kenaikan upah tentunya dapat menjadi motivasi untuk terus mengoptimalkan keuntungan lewat investasi. Salah satu aset yang bisa disimpan dan ditabung adalah emas.

Emas menjadi pilihan investasi yang aman dan menguntungkan karena nilainya naik secara stabil dari waktu ke waktu. Nilai emas pun stabil meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi.

Dibandingkan dengan valuta asing atau saham, nilai emas cenderung tetap stabil selama inflasi atau resesi ekonomi.

Untuk mengantisipasi ketidakstabilan ekonomi, kamu bisa mulai mengalokasikan sebagian dari gaji bulanan guna menabung emas di Pegadaian.

Tabungan Emas di Pegadaian menjamin keamanan emas 24 karat yang disimpan dalam bentuk saldo sehingga lebih aman daripada menyimpan emas di rumah.

Saldo Tabungan Emas pun nantinya bisa dikonversi menjadi emas batangan atau tukar dengan perhiasan. Apabila membutuhkan dana cepat, kamu juga bisa menggadaikan Tabungan Emas dengan praktis.

Jika ingin tahu berapa besar gram emas yang bisa didapatkan, kamu bisa mencoba Simulasi Tabungan Emas dari Pegadaian.

Nah, sudah siap untuk menabung emas? Yuk, buka rekening Tabungan Emas segera secara daring melalui aplikasi Pegadaian Digital atau langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat!

Baca juga: Berapa UMR DKI Jakarta Tahun 2025? Ketahui Rinciannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *